Sore ini kota Surabaya diguyur hujan lebat dan angin kencang diikuti  krikil es membuat bunyi sumbang atap yang terbuat dari seng atau sejenisnya, suasana lebih menyeramkan angin yang sangat kencang membawa satu dua petir dan gluduk bergemuruh.

Mengingat pagi tadi yang tidak hujan (sampai lupa saya cuaca tadi pagi), yang saya lewati dengan sarapan mie instan yang kubeli kemarin malam, lumayan membuat perut ini tidak lapar lagi saya lanjutkan meneguk susu semoga menambah vitamin (masih ragu apakah pola seperti ini sehat untuk tubuhku?).

Kopi yang masuk menjelang siang juga masuk kedalam tubuh ini, membuat jatung semakin semangat memompa darah dan udara keseluruh tubuh, membuat delay rasa kantuk dan lemas (saya menolak dikatakan malas).cemilan berupa ketan telor yang di goreng sedikir gosong ( entah saya tidak tahu namanya) menambah rasa sejahtera bekerja dikantor ini (hehehehe tapi saya tetap bekerja lo). terimakasih Abah Tatan yang membawa oleh-oleh kas Garut ke kantor tapi maaf saya tidak habis. (apakah hal ini juga sehat untuk tubuh ku?)

Hasil dua event kemarin yang saya tunggu alhamdulillah sudah diemail kepada saya, dan kukerjakan setelah kurapikan, kuingatkan teman-teman untuk pengiriman hari ini sudah disiapkan dan siap dikirim.

Waktu Ishoma pun datang dan salah satu teman yang bernama Noni mentraktir sub ayam yang hangat dan nikmat,hemmm sering-sering ya Non. Datang lagi tahu Sumedang yang Hangat dan gurih dari salah satu Leader kolega kami Bunda Aning Rahmawati, hemmm terimakasih Bund semoga barokah hehehe.

Pembicaraan masalah etika bekerja oleh Bunda Jumaroh mengikuti makan siang kami yang hangat, “keakraban itu dibudayakan tanpa mengurangi kesopanan dan unggah-ungguh,”ujarnya. dan tetap guyonan-guyonan masuk dalam percapakan ini, dan wess Ayo kerjo maning ( Jam istirahat sudah selesai).

Adzan ashar berkumandang indah ditelinga ditengah kesibukan bekerja, tapi ayo sholat ke masjid jangan ditunda keburu Iqomah, dan setelah sholat sharlah terlihat langit gelap, awan gelap yang menutupi matahari  seperti sedang berlari kencang kearah timur, atasanku yang bernama Fatchul Munir berkata,”Boy udan opo ora yo iki.” dan saya jawab,”Ogak Bro, lek ngene arene ora Udan.” Barulah Mendung menurunkan 1,2,3,4,5,6,7,8,9,10….(silahkan dilanjut sendiri) butir air.”Laa.. kalau ini udan Bro.” hahahaha

Melihat gerbang ditutup langsung saja ku buka dan masuk dalam kantor, melanjutkan kerjaku tadi dan bressss Hujan dan Angin kencang melanda. Ya Allah ampunilah dosa kami. Hal semacam ini sangat jarang karena diikuti kerikil es, tapi alhamdulillah tidak banjir.

Begitulah cerita sebelum hujan dihari ini, dan saya mulai berpikir ” nanti malam makan apa yaa.”

Iklan