Cari

CATETANKU

sabar,iklash dan istiqomah. Ihdinasshirotholmustaqim. Amien

Kategori

catatan harian

Penggalan Memori dg Mamak

Didalam rumah waktu itu, pagi masih gelap ditemani dengan beberapa ekor ayam yang meminta makan majikannya. Kegiatan dapur memang terasa sibuk setiap pagi, menyiapkan konsumsi untuk kegiatan hari ini, telur ayam kampung diceplok dengan taburan kecap manis, hemm terasa lezat. Persiapan yang tulus tanpa pamrih, bukan! bahkan lebih dari itu, ada cinta disini. Continue reading “Penggalan Memori dg Mamak”

Iklan

Cabut Gigi

Pada saat nulis pengalaman pertama ini sambil blogwalking, eh ternyata mbak Dini Muktiani udah nulis duluan, bedanya dia tidak dicabut saya dicabut. Dia ke klinik dan saya kepuskesmas. Enak dipuskesmas geratis ya soalnya BPJS.

Continue reading “Cabut Gigi”

Kehati-hatian

Dari tanggal 20 kemarin masih membaca buah pikir teman-teman yang ada di wordpress. Ringan tapi berat, dibaca ringan banget dan mengalir tidak membuat ngantuk malah ada sebagian membuat ketawa, berat hikmahnya bikin angguk angguk kepala, sesekali ngelike dan komentar, walaupun komentarnya kadang tidak nyambung, tapi biar disambung-sambungin sendiri. Continue reading “Kehati-hatian”

Ahad, 20 Agustus 2017

Kota Malang cerah secerah wajah masyarakatnya yang dihari ini banyak melakukan kegiatan jalan sehat, sebenarnya langitnya terlihat mendung, tapi sinar mentari menyinari lewat semangat mereka, berjalan sehat dengan ceria. Continue reading “Ahad, 20 Agustus 2017”

Kutbah Jum’at, 17 Maret 2017

Seperti biasanya khatib selalu mewasiatkan untuk meningkatkan ketaqwaan, hal ini karena termasuk dalam rukun kutbah dalam sholat Jum’at.

selanjutanya memaparkan surat An-Nasr meminta para jamaah untuk selalu menjaga dzikirnya memperbanyak tasbih dan istigfar. diikuti dengan pemaparan surat Asy-Syura ayat 36 sampai ayat 43¬†insyaAllah seingat saya, karena dari pemaparan surat Asy Syura ada beberapa¬†point yang dikemukakan dan baru sore ini saya buka kembali Surat itu. Continue reading “Kutbah Jum’at, 17 Maret 2017”

Angin Duka

Allah tidaklah mencabut ilmu sekaligus mencabutnya dari hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ulama’

Sore gerimis, mungkin bertanda alam menangis kehilangan manusia yang membawa bekal ilmu yang banyak. Takut waktu kehancurannya semakin dekat, karena berkurangangnya Alim yang menangguhkan sementara Ajalnya.

Indonesia kehilangan tokoh nasional, guru bangsa yang turut menyejukkan udara negeri ini. Penasihat yang didengar dan digugu. Semoga Rahmat dan Ampunan Allah berlimpah kepada Beliau.

Kiyai Haji Hasyim Muzadi mewarnai negeri ini dengan warna yang diberikan pendahulunya warisan Rasul Muhammad Sholallohualaihi wasallam, semoga Syafaat dari Rasulullah menaungi kita semua.

Alfaatihah!!!

Senin 13 Maret 2017

“Ajilu bisholaati qoblal faut wa’ajilu bitaubati qobla mauut” suara mushola yang membangunkanku dengan diikuti suara alarm handpone android, tidak kalah beberapa nyamuk menyuntikkan mulutnya pada kulitku untuk mendapatkan setetes darah segar.

Alhamdulillahilladzi ahyana ba’dama amatana wailaihinnusyur suara itupun yang menuntun duduk dan berdiri. Setelah itu sunyi lagi.. Seperti biasa terdengar suara adzan dari kejauhan untuk membangunkan semua orang muslim untuk bersiap menghadap Tuhannya ( cara dan budaya berbeda dengan daerah sekitar). Continue reading “Senin 13 Maret 2017”

Ahad 12 Maret 2017

Tidak seperti biasanya,aku memulai hari ini agak kesiangan, suara kipas angin begitu keras membuatku sedikit pusing. Tapi kupaksa untuk segera kekamar mandi untuk bersih badan.

Kemarin sudah membuat janji dengan teman seperjuangan di organisasi zaman muda dulu, Kang Eko namanya, Semoga pertemanan ini diberikan keberkahan. Hari ini harus tertunaikan, jika sudah tertunaikan apabila ada kekurangan atau ketidak pasan dalam hati semoga termaafkan. Continue reading “Ahad 12 Maret 2017”

Jum’at 10 Maret 2017

Saatnya berkumpul di masjid, khotib mengingatkan kepada semua jamaah untuk meningkatkan ketaqwaan, dan seingatku solat jumat dan pulang, hehehhe. Saya berharap lain kali alau Jumatan dimasjid itu ada kopian khutbahnya.soalnya lebih dari 1 Jam pulang dari masjid semua materinya bubar byar lupa apa yang dikatakan khotib.

Salah satu tujuan nasihat dalam shalat Jum’at adalah untuk membangun masyarakat sekitar, bagaimana bisa terbangun kalau masyarakat sekitar tidak siap untuk dibangun, mungkin prinsip yang selama ini yang dipahami masyarakat sekitar adalah bila ingin membangunkan masyarakat sekitar maka masyarakat sekitar tidur dulu, tidak heran banyak saya ketahui waktu khotib berkutbah banyak yang tertidur, mungkin agar bisa dibangunkan. Wkwkwkw

Ya. Hal diatas adalah hal yang serius. Bukan harus dilakukan tetapi ini permasalahan komplek hehehe. Mengatasi kantuk dalam mendengarkan khutbah. Tidak jarang yang mengalami hal seperti ini. Bahkan mengatasinya dengan minum kopi sebelum berangkat tidak bisa serta merta menyelesaikan masalah itu.

Mungkin kalau bagi Denny Siregar hanya dengan minum kopi akan menyelesaikan segala masalah bahkan dapat menjernihkan pikiran. Tapi tidak semua seperti dia.yang menyelesaikan masalah dan menjernihkan pikiran hanya dengan minum kopi. Wkwkwk Maaf Om Denny bila kata kataku ini kurang punya adab

Blog di WordPress.com.

Atas ↑